Categories
Berita Lembaga Wakaf Tunai

Lazawa Darul Hikam Salurkan Beasiswa Santri Perdana di Majelis Taklim Padang Ati

Jember – Lembaga Zakat dan Wakaf Darul Hikam kembali menghadirkan program sosial dan pendidikan melalui santunan dhuafa serta pemberian beasiswa santri dalam kegiatan Majelis Taklim Padang Ati yang digelar pada Sabtu, 2 Mei 2026 di aula Pondok Pesantren Darul Hikam Putra.

Kegiatan berlangsung khidmat dengan diawali pembacaan tahlil dan doa khataman Al-Qur’an yang dipimpin langsung Ibu Nyai Hj. Robiatul Adawiyah, S.H.I., M.H yang juga Pengasuh PP. Darul Hikam Putri. Sehari sebelumnya, para mahasantri Darul Hikam telah menyelesaikan khataman Al-Qur’an 30 juz sebagai rangkaian spiritual menjelang acara utama.

Dalam kesempatan tersebut, Nazhir Lazawa Darul Hikam Ustad M. Irwan Zamroni Ali, S.H., M.H, CWC. menyampaikan bahwa tahun ini menjadi momen istimewa karena untuk pertama kalinya Lazawa Darul Hikam mampu memberikan beasiswa kepada empat santri.

“Alhamdulillah, tahun ini menjadi sejarah baru bagi Lazawa Darul Hikam karena untuk pertama kalinya kami bisa memberikan beasiswa kepada empat santri. Ini adalah amanah besar dari para donatur yang harus kami jaga dengan baik,” ujarnya.

Ia berharap program beasiswa tersebut dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di masa mendatang.

“Kami berharap ke depan Lazawa Darul Hikam bisa terus tumbuh dan menghadirkan lebih banyak manfaat, baik melalui beasiswa pendidikan maupun program sosial lainnya untuk umat,” tambah Ustad Irwan yang juga Dosen Fakultas Syariah UIN KHAS Jember.

Selain pemberian beasiswa, Lazawa Darul Hikam juga menyalurkan santunan kepada delapan warga dhuafa yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ustadz Irwan turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan donatur yang selama ini terus berjuang menjalankan amanah sosial.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus dan donatur yang terus istiqamah berjuang bersama untuk umat. Semoga langkah kecil ini menjadi amal jariyah bagi kita semua,” katanya.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Darul Hikam sekaligus Ketua Majelis Taklim Padang Ati, Prof. Dr. KH. M. Noor Harisudin, S.Ag., S.H., M.Fil.I., CLA., CWC. menyampaikan tausiyah tentang pentingnya keikhlasan dalam beramal.

“Tiada amal yang paling diharapkan diterima Allah selain amal yang lenyap dari pandangan kita dan yang kita anggap sepele,” tutur Prof. Haris yang juga Wakil Sekretaris PW NU Jawa Timur.

Prof. Haris mencontohkan kisah ulama besar Imam Al-Ghazali yang dikenal memiliki karya monumental seperti Ihya Ulum al-Din. Menurutnya, secara logika manusia, karya besar yang dipelajari selama ratusan tahun itu tampak menjadi amal terbesar yang mengantarkan Imam Al-Ghazali menuju surga.

Lebih lanjut, Prof. Haris menceritakan sebuah kisah hikmah bahwa setelah Imam Al-Ghazali wafat, seseorang bermimpi bertemu beliau dan bertanya tentang amal yang membawanya mendapatkan kenikmatan di alam akhirat.

“Dalam mimpi itu, Imam Al-Ghazali justru mengatakan bahwa beliau mendapatkan kenikmatan bukan karena karya besarnya, tetapi karena amal kecil yang tampak sepele, yakni membiarkan seekor lalat meminum tintanya. Dari kisah ini kita belajar bahwa jangan pernah meremehkan amal kecil yang dilakukan dengan tulus,” jelas Prof Haris yang juga Guru Besar UIN KHAS Jember.

Acara ini dihadiri oleh puluhan peserta, yang terdiri dari para pengurus yayasan, pengurus Lazawa Darul Hikam, tokoh masyarakat, dosen, dan mahasantri PP. Darul Hikam.

Reporter : Iklil Naufal Umar
Editor : Wildan Rofikil Anwar

Categories
Berita Lembaga Wakaf Tunai

Bersama 900 Penerima Manfaat, Lazawa Darul Hikam Gelar Buka Bersama Ramadan di Pesantren

Jember – Lembaga Zakat dan Wakaf Darul Hikam kembali menghadirkan program sosial penuh manfaat selama Ramadan 1447 H dengan menggelar buka bersama bagi mahasantri Pondok Pesantren Darul Hikam Mangli Kaliwates Jember. Kegiatan ini berlangsung sejak 1 hingga 20 Ramadan 1447 H dengan jumlah peserta sekitar puluhan mahasantri setiap harinya yang terdari dari santri putra dan putri.

Selama 20 hari pelaksanaan, program tersebut telah memberikan manfaat kepada sekitar 900 penerima manfaat dari kalangan mahasantri yang sedang menempuh pendidikan sambil mondok di Darul Hikam. Kegiatan buka bersama ini menjadi bentuk kepedulian Lazawa Darul Hikam dalam mendukung kebutuhan santri dan mahasiswa selama menjalani ibadah puasa.

Pengasuh PP. Darul Hikam Putri, Ibu Nyai Hj. Robiatul Adawiyah, MHI menyampaikan bahwa program ini merupakan ikhtiar menghadirkan kebahagiaan sekaligus membantu para mahasantri agar lebih fokus belajar dan beribadah selama Ramadan.

“Alhamdulillah, program buka bersama ini dapat berjalan dengan baik. Kami ingin para mahasantri merasakan kebersamaan, keberkahan Ramadan, dan terbantu kebutuhan berbukanya sehingga bisa lebih semangat belajar serta beribadah,” ujarnya.

Ia juga berharap program serupa dapat terus berlanjut dengan dukungan para donatur dan masyarakat.

“Semoga semakin banyak pihak yang ikut berkontribusi dalam program-program kebaikan seperti ini, karena manfaatnya benar-benar dirasakan para santri,” tambahnya.

Sementara itu, Nazhir Lazawa Darul Hikam, M. Irwan Zamroni Ali, menjelaskan bahwa program buka bersama menjadi bagian dari komitmen Lazawa dalam menyalurkan amanah donatur kepada sektor pendidikan dan pemberdayaan umat.

“Ramadan adalah momentum terbaik untuk berbagi. Karena itu, Lazawa Darul Hikam berusaha menghadirkan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, salah satunya buka bersama mahasantri ini,” jelas Ustadz Irwan.

Menurutnya, keberadaan mahasantri sebagai generasi penerus bangsa perlu mendapatkan perhatian dan dukungan agar terus berkembang secara akademik maupun spiritual.

Salah satu mahasantri Darul Hikam, Leigar Al Faris, mengaku bersyukur atas adanya program tersebut.

“Program ini sangat membantu kami, terutama mahasiswa rantau. Selain bisa berbuka bersama, suasananya juga menambah semangat dan kebersamaan antar mahasantri,” katanya.

Program buka bersama ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menebar manfaat, terutama di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.

Reporter: Iklil Naufal Umar
Editor : Wildan Rofikil Anwar

Categories
Berita Lembaga Wakaf Tunai

Lazawa Darul Hikam Jember Kembali Santuni Dhuafa

Jember – Lembaga Zakat dan Wakaf Darul Hikam kembali menyalurkan santunan kepada masyarakat dhuafa pada Kamis, 16 April 2026 di Masjid Al Baitul Amin. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 10 penerima manfaat menerima bantuan sebagai bentuk kepedulian sosial dan pemberdayaan umat.

Hadir dalam kesempatan itu Bendahara Lazawa Darul Hikam Ibu Nyai Hj. Robiatul Adawiyah, S.HI., M.H. Nazhir Ustadz M. Irwan Zamroni Ali, S.H., M.H, CWC. serta pengurus lainnya yakni Achmad Muthiurrahman, S.H dan Arif Rahman. Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan dengan dihadiri para penerima manfaat serta jamaah sekitar.

Acara diawali dengan pembacaan Surah Yasin dan Al-Waqi’ah, dilanjutkan doa bersama untuk para donatur yang telah menitipkan sebagian rezekinya melalui Lazawa Darul Hikam, serta doa untuk keselamatan bangsa dan masyarakat Indonesia.

Dalam sambutannya, Ustadz Irwan menyampaikan bahwa Lazawa Darul Hikam terus berkomitmen menghadirkan program-program sosial yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya kalangan yang membutuhkan.

“Lazawa Darul Hikam berusaha istiqamah menjalankan amanah para donatur melalui berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan dakwah. Kami ingin kehadiran lembaga ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Ustadz Irwan yang juga dosen UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

Ia menjelaskan, kegiatan santunan kali ini merupakan lanjutan dari program santunan dhuafa yang telah dilaksanakan pada bulan Ramadan lalu dengan penerima manfaat sebanyak 30 orang.

“Pada Ramadan kemarin kami telah menyalurkan santunan kepada 30 dhuafa di beberapa wilayah Jember. Hari ini kami melanjutkan ikhtiar tersebut agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari amanah para donatur,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ibu Nyai Hj. Robiatul Adawiyah, S.HI., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan berbagi harus terus dijaga sebagai budaya kebaikan di tengah masyarakat.

“Berbagi kepada sesama bukan akan mengurangi rezeki, justru menjadi jalan datangnya keberkahan. Kami berharap bantuan ini membawa manfaat dan menghadirkan kebahagiaan bagi bapak ibu semua,” tutur Ibu Nyai Robi yang juga Pengasuh PP. Darul Hikam Putri Mangli Kaliwates Jember.

Ia juga mendoakan para donatur yang telah mendukung kegiatan sosial Lazawa Darul Hikam.

“Semoga para donatur senantiasa diberikan kesehatan, keluasan rezeki, dan dibalas Allah SWT dengan pahala yang berlipat ganda,” ujarnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan santunan kepada 10 dhuafa secara langsung. Para penerima manfaat tampak bersyukur dan mendoakan agar seluruh pengurus serta donatur Lazawa Darul Hikam senantiasa diberi kemudahan dalam menjalankan amanah sosial.

Reporter : Iklil Naufal Umar
Editor : Wildan Rofikil Anwar

Categories
Berita Lembaga Wakaf Tunai

Lazawa Darul Hikam Terima Kunjungan FOZ Jember, Siap Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat

Jember – Lembaga Zakat dan Wakaf (Lazawa) Darul Hikam menerima kunjungan silaturahmi dari Forum Zakat (FOZ) Kabupaten Jember, pada Rabu 14 Januari 2026, di Kantor Lazawa Darul Hikam, Perum Pesona Surya Milenia, Jember.

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memperkuat sinergi dan kerja sama antar lembaga filantropi Islam di Kabupaten Jember, khususnya di bidang pengelolaan zakat.

Hadir dari pihak Lazawa Darul Hikam, Prof. Dr. KH M. Noor Harisudin, S.Ag., S.H., M.Fil.I., CLA., CWC. selaku Direktur, M. Irwan Zamroni Ali, S.H., M.H., CWC. selaku Nazhir, serta Iklil Naufal Umar selaku staf bidang administrasi dan keuangan. Sementara dari pihak FOZ Jember diwakili oleh Ustadz Darmawan dan Ustadz Eko selaku Pengurus FOZ Bidang Sinergi dan Jaringan.

Dalam sambutannya, Prof. Haris menyampaikan ucapan selamat datang dan rasa bahagia atas kunjungan pengurus FOZ Jember ke Lazawa Darul Hikam.“Kami menyambut dengan penuh kebahagiaan kehadiran pengurus FOZ Jember.

Silaturahmi seperti ini sangat penting untuk memperkuat kerja sama dan sinergi dalam pengelolaan zakat demi kemaslahatan umat,” ujar Prof. Haris yang juga Guru Besar UIN KHAS Jember.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Haris juga memaparkan perjalanan Lazawa Darul Hikam sejak berdiri. Ia menjelaskan bahwa Lazawa Darul Hikam telah beroperasi sejak 17 Januari 2022 dan memperoleh SK Nazhir dari Badan Wakaf Indonesia (BWI) pada Januari 2024.

“Pada awalnya Lazawa Darul Hikam fokus pada pengelolaan dana wakaf. Namun seiring berjalannya waktu dan tingginya permintaan umat agar kami juga mengelola zakat, pada April 2024 Lazawa Darul Hikam resmi menjadi UPZ BAZNAS Jember,” jelasnya.

Lebih lanjut, Prof. Haris yang juga Wakil Sekretaris PWNU Jawa Timur menegaskan komitmen Lazawa Darul Hikam untuk bersinergi dengan lembaga-lembaga filantropi Islam lainnya.

“Darul Hikam siap bersinergi dengan lembaga-lembaga filantropi lain yang memiliki tujuan sama, yakni menghadirkan kemaslahatan dan kesejahteraan bagi umat,” tegasnya.

Sementara itu, Pengurus FOZ Bidang Sinergi dan Jaringan, Ustadz Darmawan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan hangat dari Lazawa Darul Hikam.

“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan yang luar biasa dari Lazawa Darul Hikam. Semoga silaturahmi ini membawa keberkahan dan manfaat bagi pengelolaan zakat di Jember,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa saat ini FOZ Kabupaten Jember telah menaungi 16 lembaga pengelola zakat, termasuk Lazawa Darul Hikam nantinya.

Menurutnya, FOZ Jember bertujuan untuk mengoptimalkan pengumpulan dan penyaluran dana zakat agar lebih tepat sasaran dan berdampak luas bagi masyarakat.

“Kami berharap pertemuan ini menjadi kekuatan baru bagi Forum Zakat Kabupaten Jember dalam mengoptimalkan peran zakat untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kolaborasi antara Lazawa Darul Hikam dan FOZ Jember dalam membangun ekosistem zakat yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.

Reporter : Achmad Muthiurrohman

Editor : Wildan Rofikil Anwar

Categories
Lembaga Wakaf Tunai

Garap Program Wakaf Pesantren, Prof. MN Harisudin Launching Darul Hikam Peduli Bogor

Jember – Lembaga Zakat dan Wakaf (Lazawa) Darul Hikam resmi meluncurkan program baru bertajuk Darul Hikam Peduli Bogor. Acara launching ini dilaksanakan secara online pada Jumat, 09 Januari 2026, sebagai langkah strategis memperluas jangkauan pelayanan dan kemanfaatan Lazawa Darul Hikam di wilayah Bogor dan sekitarnya.

Launching Darul Hikam Peduli Bogor merupakan peresmian unit program baru di bawah naungan Lazawa Darul Hikam yang nantinya akan memiliki agenda dan program tersendiri. Salah satu program prioritas yang direncanakan adalah pembebasan lahan wakaf di Kota Bogor sebagai bagian dari pengembangan dakwah dan pendidikan Islam.

Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Lazawa Darul Hikam, Prof. Dr. KH. M. Noor Harisudin, S.Ag., S.H., M.Fil.I., CLA., CWC, Nazhir Lazawa Darul Hikam, M. Irwan Zamroni Ali, S.H., M.H., CWC, staf bidang fundraising Wildan Rofikil Anwar, S.H., M.H., staf bidang keuangan Iklil Naufal Umar, serta KH. Moh. Romli selaku Koordinator Darul Hikam Peduli Bogor.

Dalam sambutannya, Prof. Haris menyampaikan harapannya agar hadirnya Darul Hikam Peduli Bogor dapat memperluas manfaat Lazawa Darul Hikam sekaligus membuka ruang partisipasi donatur baru, khususnya dari wilayah Bogor dan sekitarnya.

“Kami berharap Darul Hikam Peduli Bogor dapat memperluas manfaat Lazawa Darul Hikam dan menambah donatur, tidak hanya yang selama ini sudah ada, tetapi juga donatur baru, khususnya dari Bogor dan sekitarnya,” ujar Prof. Haris yang juga Wakil Sekretaris PWNU Jawa Timur.

Ia menjelaskan bahwa Darul Hikam Peduli Bogor akan dipimpin langsung oleh KH. Moh. Romli dan diberi keleluasaan untuk menyusun program-program sesuai dengan kebutuhan masyarakat Bogor.

“Tentu nanti Darul Hikam Peduli Bogor akan memiliki program tersendiri yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat,” tambah Prof Haris yang juga Direktur Womester.

Prof. Haris berharap, launching Darul Hikam Peduli Bogor dapat membawa keberkahan dan manfaat yang lebih luas bagi umat.

“Semoga launching Darul Hikam Peduli Bogor ini membawa keberkahan dan kemanfaatan yang besar,” tutur Prof Haris yang juga Guru Besar UIN KHAS Jember.

Sementara itu, KH. Moh. Romli menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Lazawa Darul Hikam kepadanya untuk mengelola Darul Hikam Peduli Bogor.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan Lazawa Darul Hikam untuk membuka Darul Hikam Peduli Bogor,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa kehadiran Darul Hikam Peduli Bogor akan dimanfaatkan sebaik-baiknya, salah satunya untuk mewujudkan cita-cita pendirian pesantren di Kota Bogor.

“Melalui Darul Hikam Peduli Bogor, insyaallah salah satu tujuan besarnya adalah mendirikan pesantren di Bogor. Mendirikan pesantren di kota besar tentu memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam hal pembebasan tanah wakaf,” jelasnya.

Menurutnya, kolaborasi dengan Lazawa Darul Hikam diharapkan dapat menjadi solusi atas berbagai tantangan tersebut.

“Melalui Lazawa Darul Hikam, semoga Allah memberikan kemudahan untuk kita semua. Dengan doa para masyayikh, demi kemaslahatan bersama, insyaallah Allah akan memberikan jalan,” lanjut KH. Romli.

Namun demikian, ia juga mengingatkan bahwa kegiatan fundraising di kota besar memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam menjaga kepercayaan donatur melalui pengelolaan dana yang transparan dan akuntabel.

“Fundraising di kota besar menuntut kepercayaan yang tinggi. Karena itu, penggunaan dana harus dilakukan secara transparan agar amanah para donatur benar-benar terjaga,” pungkasnya.

Selama ini, Lazawa Darul Hikam terus berupaya memudahkan para donatur dalam menunaikan zakat, infak, sedekah, dan wakaf. Donasi dapat dilakukan melalui laman resmi www.lazawadarulhikam.org
, platform https://apps.satuwakaf.id/
, serta melalui rekening BSI 4467764444 a.n. Yayasan Pendidikan Islam Darul Hikam dan Bank Jatim 0032804357 a.n. YPI Darul Hikam MKJ.

Dengan diluncurkannya Darul Hikam Peduli Bogor, Lazawa Darul Hikam optimistis dapat memperluas peran filantropi Islam dalam mendukung pendidikan, dakwah, dan kesejahteraan umat di wilayah perkotaan.

Reporter : Iklil Naufal Umar
Editor : Wildan Rofikil Anwar

Categories
Lembaga Wakaf Tunai

Dari Jember ke Gunungkidul, Lazawa Darul Hikam Berkolaborasi dengan Wakaf Mulia Institut Bangun Greenhouse Melon Premium

Lembaga Zakat dan Wakaf Darul Hikam Mangli Kaliwates Jember resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Wakaf Mulia Institut dalam pelaksanaan Program Cluster Wakaf Greenhouse Melon Premium tahap ke-2.

Kegiatan peresmian kolaborasi ini dilaksanakan secara daring pada Rabu, 5 November 2025, dan dihadiri oleh perwakilan dari Badan Wakaf Indonesia (BWI), Wakaf Mulia Institut dan pengurus Lazawa Darul Hikam.

Program Wakaf Greenhouse Melon Premium merupakan bentuk inovasi wakaf produktif yang menggabungkan potensi ekonomi syariah dengan pemberdayaan masyarakat. Setelah sukses pada tahap pertama, kini program tersebut memasuki tahap kedua dengan pembangunan tiga unit greenhouse melon premium di kawasan Kota Wakaf Gunungkidul.

Direktur Wakaf Mulia Institut, Eko Priyato, SE., CWC., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem wakaf produktif nasional.

“Kami ingin menjadikan program ini sebagai model kolaborasi antara regulator, nazhir, pelaksana, dan masyarakat untuk mewujudkan ekonomi umat berbasis wakaf yang mandiri dan produktif. Program ini tidak hanya memproduktifkan aset wakaf berupa tanah, tetapi juga memberikan kemanfaatan ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat sekitar,” ujar Eko.

Komisioner Badan Wakaf Indonesia (BWI), Ir. Arief Rohman Yulianto, MM, menyampaikan apresiasi dan harapan atas bergabungnya Lazawa Darul Hikam. Ia menilai sinergi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat gerakan wakaf produktif di tanah air.

“Selamat bergabung Prof. Haris bersama Pengurus Lazawa Darul Hikam. Terima kasih atas partisipasinya, insyaallah kolaborasi ini akan mempercepat perkembangan wakaf di Indonesia”, ujar Arief Rohman Yulianto dalam sambutannya dari Malaysia.

Sementara itu, Direktur Lazawa Darul Hikam, Prof. Dr. KH. M. Noor Harisudin, S.Ag., S.H., M.Fil.I., CLA., CWC., menyampaikan bahwa keterlibatan pihaknya dalam program ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan wakaf produktif di lingkungan pesantren dan lembaga keagamaan.

“Alhamdulillah, bulan ini kami mulai berkolaborasi dalam program wakaf produktif pertanian melon bersama Wakaf Mulia. Ini terobosan baru bagi Lazawa Darul Hikam tahun ini,” tutur Prof. Haris yang juga Guru Besar UIN KHAS Jember.

Ia menambahkan bahwa program ini sejalan dengan visi dasar wakaf, yaitu menjaga pokoknya dan menyalurkan hasilnya untuk kemaslahatan umat.

“Program ini masih pertama bagi Lazawa Darul Hikam, dan kami ingin menjadi bagian dari ekosistem wakaf produktif di Indonesia bersama BWI, Bank Indonesia, dan Wakaf Mulia Institute. Ke depan, kami berharap akan semakin banyak alokasi wakaf produktif dari kami yang hasilnya bisa digunakan untuk kemaslahatan umat. Pelan tapi pasti, manfaatnya akan semakin luas untuk masyarakat,” ungkapnya.

Program Cluster Wakaf Greenhouse Melon Premium merupakan hasil sinergi berbagai pihak, antara lain: Badan Wakaf Indonesia (BWI), Kementerian Agama RI, Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul selaku regulator, Platform Satu Wakaf Marketplace sebagai agregator, Wakaf Mulia Institute sebagai inisiator dan nazhir wakaf uang, PC NU Kabupaten Gunung Kidul sebagai nazhir wakaf tanah, PT Nusa Farm sebagai pelaksana program, Nazhir Amal Produktif dan masyarakat sebagai investor wakaf.

Peresmian kolaborasi ini menjadi momentum penting bagi Lazawa Darul Hikam untuk memperluas jangkauan dan dampak gerakan wakaf produktif. Melalui kolaborasi strategis seperti ini, Lazawa berharap dapat melahirkan lebih banyak inisiatif wakaf yang tidak hanya memberdayakan, tetapi juga menumbuhkan kemandirian ekonomi umat di berbagai daerah.

Reporter : Iklil Naufal Umar
Editor : Wildan Rofikil Anwar

Categories
Lembaga Wakaf Tunai

Lazawa Darul Hikam Gelar Program MUSEMMA Kedua, Atunsiasme Jamaah Masjid Milenia Membludak

Jember – Lembaga Zakat dan Wakaf (Lazawa) Darul Hikam kembali melanjutkan kiprah dakwah inovatifnya melalui Program MUSEMMA (Muslim Sehat, Masjid Makmur) yang diselenggarakan untuk kedua kalinya di Masjid As-Salam Perum Milenia Mangli, Kaliwates, Jember, pada Sabtu pagi (8/11/2025).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Lazawa Darul Hikam dan Takmir Masjid As-Salam Perum Milenia Mangli, dengan semangat untuk menguatkan jamaah secara spiritual sekaligus menumbuhkan kesadaran hidup sehat.

Program MUSEMMA merupakan terobosan Lazawa Darul Hikam yang memadukan dakwah dan edukasi kesehatan. Tidak hanya menghadirkan tausiyah keagamaan, tetapi juga memberikan pemeriksaan kesehatan gratis, konsultasi ZISWAF, serta pendampingan gaya hidup sehat bagi masyarakat.

Rangkaian acara dimulai sejak pukul 04.30 WIB dengan shalat Subuh berjamaah, dilanjutkan tausiyah Islam dan kesehatan, konsultasi ZISWAF, cek kesehatan gratis (tensi darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol), serta sarapan pagi bersama jamaah.

Dalam kegiatan tersebut, Direktur Lazawa Darul Hikam, Prof. Dr. KH. M. Noor Harisudin, S.Ag., S.H., M.Fil.I., CLA., CWC, dan tenaga kesehatan dari RSD dr. Soebandi, Ns. Yoyok Prasetyo Santoso, S.Kep, kembali tampil sebagai narasumber utama.

Dalam paparannya, Prof. Haris, yang juga Guru Besar UIN KHAS Jember sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Darul Hikam Mangli, menyampaikan bahwa seorang Muslim akan selalu berada dalam dua keadaan saat beribadah—sehat dan sakit.

“Ketika sehat, ia harus bersyukur karena diberi kemampuan untuk beribadah dengan sempurna. Namun ketika sakit, ia juga harus bersabar karena sabar itu bagian dari ibadah,” tutur Prof. Haris.

Beliau menegaskan, menjaga kesehatan bukan hanya kewajiban jasmani, melainkan juga bagian dari tanggung jawab spiritual.

“Tubuh yang sehat memudahkan kita menegakkan shalat, berpuasa, dan beribadah lainnya. Karena itu, menjaga kesehatan sejatinya adalah bentuk syukur kepada Allah. Islam selalu mengajarkan keseimbangan antara kesehatan rohani dan jasmani,” tegasnya.

Prof. Haris menambahkan, MUSEMMA bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi akan terus dikembangkan secara berkelanjutan di berbagai masjid.

“Program ini InsyaAllah akan menjadi gerakan bersama untuk memakmurkan masjid dan meningkatkan kualitas hidup umat Islam,” ujar Prof. Haris yang juga Ketua Komisi Pengkajian, Penelitian dan Pelatihan MUI Jawa Timur.

Sementara itu, Ns. Yoyok Prasetyo Santoso, S.Kep, dalam sesi edukasi kesehatannya menyampaikan bahwa puasa merupakan salah satu cara alami yang sangat efektif untuk menjaga kesehatan tubuh.

“Puasa bukan hanya ibadah spiritual, tapi juga terapi medis alami. Banyak penelitian membuktikan bahwa puasa dapat membantu menormalkan tekanan darah, menurunkan kadar kolesterol, menstabilkan gula darah, dan mengeluarkan racun dari tubuh,” jelas Yoyok.

Ia menambahkan bahwa dengan berpuasa secara teratur, tubuh diberi kesempatan untuk beristirahat dari proses pencernaan yang berat.

“Puasa bisa menjadi obat bagi berbagai penyakit seperti darah tinggi, asam urat, kolesterol, dan diabetes. Jadi, selain berpahala, puasa juga menyehatkan,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Yoyok juga mengingatkan jamaah agar memperhatikan pola makan dan menjaga keseimbangan antara aktivitas dan istirahat.

“Kesehatan itu bukan hanya urusan medis, tetapi gaya hidup. Jika kita menjaga makanan dan memperbanyak aktivitas ibadah, insyaAllah tubuh akan tetap sehat,” pesannya.

Program MUSEMMA kedua ini mendapat antusiasme luar biasa dari jamaah Masjid As-Salam. Puluhan warga Perum Milenia Mangli hadir sejak Subuh untuk mengikuti kegiatan hingga selesai pada pukul 07.00 WIB.

Para jamaah mengaku senang karena bisa mendapatkan manfaat ganda: penguatan spiritual dan pelayanan kesehatan gratis dalam satu kegiatan yang penuh makna.

Reporter: Wildan Rofikil Anwar
Editor: M. Irwan Zamroni Ali

Categories
Berita Lembaga Wakaf Tunai

Lazawa Darul Hikam Gelar Program MUSEMMA Perdana di Jember, Padukan Spiritualitas dan Kesehatan

Lembaga Zakat dan Wakaf (Lazawa) Darul Hikam menyelenggarakan Program MUSEMMA (Muslim Sehat, Masjid Makmur) untuk pertama kalinya di Masjid Roudhotul Muchlisin Jember pada Minggu pagi (14/9/2025). Acara ini juga merupakan kegiatan kolaborasi Lazawa Darul Hikam dengan Takmir Masjid Raudhatul Mukhlisin Jember.

Program ini merupakan terobosan baru yang dirancang Lazawa Darul Hikam untuk menghadirkan nuansa dakwah yang lebih segar. Tidak hanya menguatkan jamaah dengan pesan rohani, tetapi juga memberikan edukasi kesehatan serta layanan pemeriksaan medis gratis.

Adapun rangkaian acaranya meliputi sholat shubuh berjamaah, ceramah Islam dan kesehatan, konsultasi hidup sehat, konsultasi ZISWAF, cek kesehatan gratis, hingga sarapan bersama jamaah.

Direktur Lazawa Darul Hikam, Prof. Dr. KH. M. Noor Harisudin, S.Ag., S.H., M.Fil.I., CLA., CWC, hadir langsung memberikan tausiyah bersama tenaga kesehatan RSD dr. Soebandi, Ns. Yoyok Prasetyo Santoso, S.Kep. Keduanya tampil sebagai narasumber utama dalam program perdana ini.

Prof. Haris yang juga Ketua Komisi Pengkajian, Penelitian dan Pelatihan MUI Jawa Timur menegaskan, bahwa kehadiran tenaga kesehatan dalam kegiatan keagamaan sangat penting untuk menumbuhkan kesadaran umat.

“Jika sholat adalah perbuatan yang wajib dilakukan oleh seorang Muslim, maka menjaga kesehatan untuk dapat sholat juga merupakan perbuatan wajib. Tidak ada gunanya ibadah kita jika tubuh dibiarkan sakit karena lalai menjaga pola hidup,” tegas Prof. Haris yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Darul Hikam Mangli Kaliwates Jember.

Guru Besar UIN KHAS Jember itu juga menjelaskan bahwa program MUSEMMA bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan akan dikembangkan secara berkesinambungan.

“Jadi selain jamaah dibekali pesan rohani, juga dibekali pesan jasmani. Nantinya akan ada cek kesehatan gratis yang meliputi cek tensi (tekanan darah) , gula darah, asam urat, dan kolesterol. InsyaAllah kami akan terus melanjutkan program ini di masjid-masjid lain. Harapan kami, program ini menjadi gerakan bersama untuk memakmurkan masjid sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan umat,” paparnya.

Lebih lanjut, Prof. Haris menambahkan bahwa kolaborasi antara ulama dan tenaga kesehatan merupakan bentuk sinergi yang perlu terus dipupuk.

“Ulama menyampaikan nasihat agama, dokter dan perawat menyampaikan nasihat kesehatan. Keduanya sama-sama mengajak umat pada kebaikan, sehingga insyaAllah hidup jamaah semakin seimbang,” tambah Prof Haris yang juga dikenal sebagai da’i internasional.

Sementara itu, Ns. Yoyok Prasetyo Santoso, S.Kep mengingatkan jamaah agar menjaga pola makan dan gaya hidup. Menurutnya, makanan yang dikonsumsi sehari-hari berpengaruh langsung terhadap kesehatan tubuh.

“Makanan yang kurang sehat menjadi salah satu penyebab penyakit seperti hipertensi atau darah tinggi, serta diabetes melitus. Karena itu, mari kita mulai menjaga asupan makanan agar tubuh tetap sehat. Jangan menunggu sakit baru menjaga diri,” ujar Yoyok dari RSD dr. Subandi Jember

Selain itu, Ketua Takmir Masjid Roudhotul Muchlisin, Dr. KH. Mahrus, M.Pd.I., juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif Lazawa Darul Hikam.

“Program ini sangat baik karena menyentuh kebutuhan masyarakat dari dua sisi sekaligus, yakni kesehatan rohani dan kesehatan jasmani. Saya berharap kegiatan semacam ini bisa terus berlanjut dan menyebar ke banyak masjid lainnya,” tambah Dr. KH. Mahrus yang juga Dosen UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

Program perdana MUSEMMA ini mendapat sambutan hangat dari ratusan jamaah Masjid Roudhotul Muchlisin Jember. Banyak di antara mereka yang menyatakan senang karena bisa mengikuti sholat berjamaah sekaligus mendapatkan pelayanan kesehatan gratis. Acara yang dimulai jam 4.30 subuh itu selesai jam 8 pagi.

Reporter : Wildan Rofikil Anwar
Editor : M. Irwan Zamroni Ali

Categories
Berita Lembaga Wakaf Tunai

Lazawa Darul Hikam Ikut Sukseskan Road to FeSyar Samara 2025 di Bondowoso

Bondowoso – Lembaga Zakat dan Wakaf (Lazawa) Darul Hikam turut ambil bagian dalam acara Road to Festival Syariah (FeSyar) Semarak Ekonomi Syariah Sekarkijang (Samara) 2025. Acara digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bondowoso pada 29-31 Agustus 2025, di Alun-Alun Raden Bagus Assra, Bondowoso.

Mengusung tema “Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Regional”, acara ini dihadiri berbagai pemangku kepentingan. Mulai dari kalangan pemerintah daerah, lembaga keuangan, akademisi, pelaku usaha, hingga masyarakat umum, semuanya dilibatkan untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Jawa Timur, khususnya di wilayah Sekarkijang (Eks Karesidenan Besuki dan Lumajang).

Salah satu agenda utama dalam gelaran tersebut adalah pembukaan Gerai Ziswaf & Sertifikasi Halal. Gerai ini menjadi pusat layanan yang ditujukan bagi masyarakat, terutama pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sejumlah lembaga turut hadir membuka layanan, di antaranya Lazawa Darul Hikam, Baznas Bondowoso, Wakaf RIZKI, serta Halal Center Universitas Jember.

Di Gerai Ziswaf & Sertifikasi Halal, masyarakat mendapatkan berbagai layanan pendukung. Layanan tersebut antara lain konsultasi mengenai zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF), showcase produk binaan lembaga amil zakat, konsultasi perizinan dan sertifikasi halal, hingga pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikat halal, baik melalui jalur self declare maupun reguler. Tak hanya itu, juga tersedia konsultasi pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) halal untuk mendukung keberlanjutan usaha masyarakat.

Kepala KPwBI Jember, Gunawan, menegaskan komitmen Bank Indonesia dalam mendorong ekonomi syariah di daerah. “Potensi besar industri halal dan sistem keuangan syariah dapat menjadi penopang pertumbuhan ekonomi, baik regional maupun nasional,” ujarnya.

Nazhir Lazawa Darul Hikam, M. Irwan Zamroni Ali, S.H., M.H., CWC, menambahkan, partisipasi lembaganya dalam FeSyar adalah bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat Bondowoso. “Kami hadir untuk memberikan layanan ZISWAF dan berterima kasih kepada KPwBI Jember atas kesempatan ini. Kami yakin kegiatan ini akan mendorong ekonomi syariah di daerah,” ungkapnya.

Irwan yang juga Dosen Fakultas Syariah UIN KHAS Jember menambahkan, kegiatan semacam ini tidak hanya memberi manfaat bagi pelaku UMKM yang membutuhkan legalitas usaha dan sertifikasi halal, tetapi juga membuka ruang sinergi antar-lembaga. Dengan adanya kolaborasi antara lembaga zakat, pemerintah, dan perbankan, penguatan ekonomi berbasis syariah di daerah diharapkan semakin kokoh.

“Partisipasi Lazawa Darul Hikam bersama lembaga lainnya menjadi bukti nyata bahwa ZISWAF dan industri halal memiliki peran strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi. Momentum ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial semata, melainkan berlanjut pada penguatan ekosistem ekonomi syariah yang berdaya saing di Bondowoso dan sekitarnya,” jelasnya.

Direktur Lazawa Darul Hikam, Prof. Dr. KH. M. Noor Harisudin, S.Ag., S.H., M.Fil.I., CLA., CWC, menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan Road to FeSyar Samara 2025. Ia menegaskan bahwa Lazawa siap menjadi bagian dari ekosistem syariah yang dibangun bersama berbagai pihak.

“Sebagai direktur, kami mendukung penuh kegiatan Bank Indonesia karena ini bagian dari ekosistem syariah yang harus dibangun bersama-sama. Lazawa Darul Hikam sebagai lembaga filantropi Islam juga berkomitmen mendukung bangunan ekonomi syariah, agar setiap elemennya dapat berperan dan berkontribusi dalam memajukan ekonomi umat,” ujar Prof Haris yang juga Guru Besar UIN KHAS Jember.

Prof. Haris yang juga Ketua Komisi Pengkajian, Penelitian dan Pelatihan MUI Jawa Timur menambahkan, sinergi antar-lembaga sangat penting untuk memperkuat ekonomi syariah di daerah. “Ke depan, kami ingin lebih bersinergi lagi dengan BI Jember dan lembaga lainnya untuk memajukan ekonomi syariah, khususnya di wilayah Sekarkijang dan umumnya di Indonesia,” pungkasnya.

Reporter : Achmad Muthiurrahman
Editor : Wildan Rofikil Anwar

Categories
Berita Lembaga Wakaf Tunai

Fokus Masjid Ramah Lansia dan Difabel, Lazawa Darul Hikam Kembali Salurkan Wakaf Kursi di Kediri

Media Center, 28 Agustus 2025

Lazawa (Lembaga Zakat dan Wakaf) Darul Hikam terus gencar dengan gerakan masjid ramah lansia dan difabel. Buktinya, pada Kamis 28 Agustus 2025, lembaga filantropi kebanggaan umat Islam ini kembali membagikan wakaf  kursi sholat di Jawa Timur. Wakaf kursi adalah salah satu program unggulan Lazawa Darul Hikam yang inovatif. Program wakaf ini juga yang membedakan Lazawa Darul Hikam dengan lembaga filantropi yang lain.

Fokus penyaluran wakaf kursi hari itu adalah Masjid Al Falah di Jalan Dahlia Raya RT 14 RW 07 Perumnas Ngronggo Kota Kediri. Lazawa Darul Hikam membagikan 10 kursi wakaf pada Masjid Al Falah Ronggo Kediri. Hadir pada kesempatan itu Prof. Dr. KH. M. Noor Harisudin, S.Ag, SH, M.Fil.I (Direktur), Robiatul Adawiyah, SHI, MH (Bendahara) dan Muthirrahman, SH (Divisi Media). Sementara dari pihak Masjid Al Falah hadir Dr.  H. Mu’min Firmahsyah, MHI (Ketua Takmir) dan Arif (Bendahara). Sementara, hadir puluhan ibu-ibu jamaah pengajian yasin tahlil Masjid al Falah yang dipimpin Bunda Yasin.

Ketua Takmir, Dr.  H. Mu’min Firmahsyah, MHI, pada kesempatan ini mengucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya. “ Terima kasih Prof. Haris dan Tim Lazawa Darul Hikam atas pemberian wakaf kursi sholat ini. Kami mohon maaf ,karena masjid kami baru dibangun. Tapi justru ini sekaligus untuk menjadian masjid kami sebagai Masjid Ramah Lansia dan Difabel. Mimpi kami selaras dengan program Lazawa Darul Hikam”, kata Dr. H. Mu’min Firmansyah yang juga Dosen Universitas Islam (UIN) Negeri Syekh Wasil Kediri.

Sementara, Prof. Haris menyampaikan tentang program wakaf kursi Lazawa Darul Hikam. “Alhamdulillah, kami sudah keliling Jawa Timur dengan program unggulan kami. Ini yang kelima kalinya kami berkunjng ke Jawa Timur dengan program praying chair. Lima kota itu adalah Jember, Bondowoso, Lumajang, Malang dan sekarang Kediri”, kata Prof. Haris yang juga Wakil Sekretaris PWNU Jawa Timur.

Harapannya, lanjut Prof. Haris, gerakan Masjid Ramah Lansia dan Difabel menjadi konsen umat Islam di Jawa Timur khususnya dan Indonesia pada umumnya. “ Kami berharap Masjid Al Falah ini bisa menjadi pioner sebagai Masjid Ramah Lansia dan Difabel yang bisa dituru oleh masjid-masjid yang lain di Kediri. Apalagi sebagian bangunannya sudah ramah lansia dan difabel”, tukas Prof. Haris yang juga Ketua Komisi Pengkajian, Penelitian dan Pelatihan (KP3) MUI Jawa Timur.

Selain itu, Prof. Haris juga mendorong ibu-ibu pengajian yasin dan tahlil untuk ikut andil dan berbagi dengan wakaf. “Selain zakat dan infak, ibu-ibu dapat mengalokasikan anggaran untuk wakaf. Misalnya Wakaf Pembangunan Masjid Al-Falah agar ke depan dapat lebih makmur lagi”, ujar Prof. Haris yang juga Guru Besar UIN KHAS Jember.

Terkahir, Prof. Haris meminta doa agar lembaganya dan para donaur diberi kesehatan dan kelimpahan rizki. “Dan yang terakhir, saya minta doa. Agar Lazawa Darul Hikam semakin besar dan terasa manfaatnya pada masyarakat. Juga para donatur; semoga diberi kesehatan, kemudahan rizki dan kelancaran karir serta usahanya”, tukas Prof. Haris menutup sambutan.

Acara dimulai jam 16.00 dan diakhiri jam 17.00. Acara ditutup dengan doa dan dengan foto bersama Lazawa Darul Hikam, Takmir Masjid Al Falah dan jamaah pengajian Yasin dan Tahlil Masjid al-Falah Ngronggo Kediri.

Reporter: Muthiurrahman
Editor: M. Irwan Zamroni Ali