
Oleh M. Noor Harisudin
Wakil Ketua Komisi Pesantren MUI Pusat, Direktur World Moslem Studies Center, Dewan Pakar PB IKA PMII dan Wakil Ketua PP APHTN – HAN.
Di sela-sela kegiatan Safari Ramadhan 15 hari di Kanada, hari itu, kami berdiskusi tentang pekerjaan dan gaji orang yang di Kanada. Bagaimanapun, Kanada adalah salah satu pilihan negara tujuan untuk tempat bekerja. Negara besar dengan penduduk di atas 40 juta ini dikenal dengan negara welfare state yang menekankan pada kemakmuran warganya. Bahkan, karena ini, pembangunan Gedung tinggi pencakar langit sudah dilakukan tahun 1970 -an yang silam.
CN Tower yg didirikan thn 1976 adalah salah satu bangunan tertinggi di dunia di jamannya.
“Pembangunan negara di Kanada cenderung melambat, Prof. Karena negara ini berfokus pada ke makmuran rakyatnya, Bandingkan dengan Indonesia saat ini pembangunannya sangat pesat dan melesat”, kata Kiai Sigit pada saya.
Lalu bagaimana dengan gaji para pekerja di sini?
Kiai Sigit pun bercerita tentang gaji orang bekerja di Kanada. Gaji minimum per jam di provinsi Quebec Kanada adalah 16.5 Dollar Kanada atau 200 ribu rupiah. Gaji minimum 31 juta rupiah per bulan. Kalau bekerja normal satu tahun maka akan dapat gaji minimum 372 juta rupiah.
Yang sudah cukup untuk hidup layak di Kanada.
Sedangkan gaji awal sarjana yg baru lulus mulai 4000 CAD atau atau 48 juta per bulan.
Semua orang dewasa wajib lapor pajak tahunan, dimana pendapatan yg bebas pajak adalah 132 juta per tahun. Selebihnya akan dikenai pajak progressive mulai 28% sd 53%.
“Negara Kanada benar-benar membantu rakyatnya supaya bisa bekerja, sehingga bisa menjadi pembayar pajak. Sebab jika orang itu tidak bekerja, maka dia akan menjadi beban negara, karena negara harus memberikan tunjangan sosial (wellfare)”, kata Kiai Sigit pada saya dalam perjalanan santai dari rumanhya ke kota. Salah satu tujuan kita hari itu adalah Kampus McGill Montreal Kanada.
Gaji rata rata orang kanada adalah 45000 CAD atau 540 juta rupiah per tahun.
“Kalau gaji cukupan yang 45 juta, Prof. Ini untuk jenis pekerjaan secara umum”, kata Kiai Sigit sembari naik kereta api dari rumah ke McGill University di Montreal.
Orang akan disebut kaya jika gajinya dua kalau lipat gaji cukup ini. Misalnya 45 juta kali dua. Atau 90 juta keatas. “Di sini, orang dianggap kaya kalau gajinya diatas gaji pada umumnya tersebut. Alhamdulillah. Anak-anak saya sudah bekerja dengan gaji lumayan. Doakan biar dapat cepat menikah, Prof”, kata Kiai Sigit pada saya.
Kalau gajinya Kiai Sigit yang buat pesawat berapa, tanya saya sambil cengar-cengir karena sungkan. Maklum, tanya gaji adalah hal tabu di luar negeri. Tidak seperti di Indonesia. “ Kalau gaji kami atau sarjana yang sudah berkerja selama 30 thn ya sekitar 150 juta sebelum dipotong pajak. Apalagi saya sudah di posisi Principal Engineer Specialist yg merupakan puncak kompetensi”, jawab Kiai Sigit.
Kanada termasuk sepuluh negara dengan haji tertinggi dunia selain Swiss, Luksemburg, Amerika Serikat, Serikat, Islandia, Norwegia, Denmark, Greenland, Irlandia, dan Belanda. Hanya bedanya dengan Amerika Serikat, biaya hidup di Kanada lebih terjangkau. Selain itu, kebijakan imigrasinya juga lebih ramah terhadap pekerja internasional.
Secara umum, gaji di Kanada bervariasi tergantung pada industri, lokasi, dan tingkat pengalaman. Menurut data Statistics Kanada dan Job Bank Kanada, rata-rata gaji tahunan untuk pekerja penuh waktu di Kanada adalah sekitar $55.000 hingga $60.000 CAD per tahun. Atau jika dirupiahkan berkisar Rp. 617.815.933 hingga Rp. 673.734.000. Namun, angka ini dapat berubah sesuai dengan kota tempat bekerja dan bidang industri tertentu. Jika dihitung per bulan, rata-rata 50 juta rupiah an atau di atasnya.
Beberapa kota besar seperti Toronto, Vancouver, Calgary, dan Ottawa cenderung menawarkan gaji yang lebih tinggi karena biaya hidup yang tentunya juga lebih besar dibandingkan daerah pedesaan. Selain itu, sektor-sektor tertentu seperti teknologi, kesehatan, dan energi biasanya menawarkan gaji yang lebih tinggi dibandingkan pekerjaan di bidang jasa atau administrasi.
Anda berminat bekerja di Kanada?
Wallahua’lam. ***
