Categories
Berita

Kado Akhir Tahun, Edisi Pertama Dua Jurnal Darul Hikam Terbit Tahun 2025

Jember – Setelah di launching pada Sabtu, 18 Oktober 2025, tepat pada bulan desember 2025 dua jurnal Darul Hikam resmi terbit. Ketua YPI Darul Hikam, Prof Dr KH.M Noor Harisudin, S.Ag, SH, M. Fil. I, CLA, CWC sangat mengapresiasi kinerja dari managing editor dari jurnal Nusantara Journal of Technology, Education, and Law (NUJEEL) dan Nusantara Journal of Economic, Science, and Social (NUJESS).

Prof M Noor Harisudin yang juga Wakil Ketua Komisi Pesantren MUI Pusat itu mengucapkan selamat atas terbitnya jurnal ilmiah Darul Hikam yang memiliki tagline Pondok literasi.

“Selamat atas terbitnya edisi perdana jurnal keren YPI Darul Hikam, yaitu NUJELL dan NUJESS. Selamat pada mas Haris dan mas Wildan. Ini mengukuhkan bahwa YPI Darul Hikam adalah Pondok Literasi sesuai taglinenya. Di pondok ini, diajarkan tradisi menulis sehingga banyak jebolan yang piawai dalam tulis menulis,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Jurnal NUJEEL berfokus pada publikasi penelitian dan kajian akademik di tiga bidang utama: pendidikan, ekonomi, dan hukum. Melalui jurnal ini, para akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa diberi ruang untuk berbagi ide, temuan, serta inovasi ilmiah.

NUJEEL menyoroti isu-isu strategis seperti inovasi pembelajaran, kebijakan pendidikan, dinamika ekonomi dan bisnis, serta berbagai kajian hukum, mulai dari hukum konstitusi, pidana, perdata, hingga hak asasi manusia dan keadilan sosial. Kehadiran jurnal ini diharapkan dapat memperkaya khazanah penelitian nasional sekaligus memperluas jejaring akademik internasional.

Sementara itu, NUJESS hadir sebagai wadah publikasi bagi penelitian di bidang teknologi, sains, dan sosial. Fokus jurnal ini mencakup beragam topik seperti teknologi informasi, energi dan lingkungan, ilmu alam dan terapan, hingga kajian sosial, budaya, dan politik.

Managing Editor Jurnal NUJEEL, Haris Taufiqurrahman, S.H., M.H. mengatakan bahwa ini merupakan awal yang baik dari dunia literasi kedepannya.

“Kami berharap dengan terbitan pertama ini merupakan langkah awal yang baik demi kemajuan dunia literasi kedepannya, karena dunia literasi semakin hari semakin kompleks dan butuh hal-hal yang berkontribusi penuh contohnya jurnal ini”.

Dosen Universitas Bondowoso itu juga menambahkan bahwasanya ke depan semoga jurnal NUJELL ini memberikan manfaat yang signifikan bagi semua.

“NUJELL ini kami harapkan bermanfaat ke depannya, semua bisa menulis, santri, mahasiswa, dosen, guru besar dan semacamnya,” tuturnya.

Di sisi lain Managing Editor Jurnal NUJESS, Wildan Rofikil Anwar, S.H., M.H. mengatakan tidak banyak Yayasan Pendidikan Islam punya jurnal bahkan mungkin YPI Darul Hikam pertama kali.

“Menurut kami tidak banyak Yayasan Pendidikan Islam punya Jurnal. Mungkin YPI Darul Hikam yang pertama. Semoga dengan adanya terbitan pertama dari jurnal NUJESS ini bisa memberikan pandangan kepada pondok yang lainnya untuk bisa mengembangkan dunia literasi di Yayasan terutama di pondok pesantren,” tutur Wildan.

Wildan yang juga Dosen Universitas Terbuka Indonesia menambahkan bahwa NUJESS ke depan akan lebih diperhitungkan dengan bisa tembus ke Sinta 2 bahkan Scopus.

“Ke depan mungkin 2 atau 3 tahun lagi kami akan memaksimalkan kualitas dari jurnal ini, baik dari tulisan, siapa penulisnya, dan semacamnya supaya penilaian ketika akreditasi menjadi baik. Target kami adalah Sinta 2 minimal, bahkan lebih baik lagi bisa scopus. Semoga,” pungkasnya.

Reporter : Iklil Naufal Umar
Editor : M. Irwan Zamroni Ali