
Situbondo, 11 Desember 2025 — Lembaga Zakat dan Wakaf (Lazawa) Darul Hikam bekerja sama dengan Pengurus Pusat Keluarga Mahad Aly (KAMALY) Situbondo berhasil menghimpun bantuan untuk korban banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sejak akhir November 2025.
Penggalangan dana berlangsung sejak 1 hingga 10 Desember 2025 dan melibatkan para donatur dari berbagai wilayah Indonesia, terutama para alumni Mahad Aly Situbondo. Total dana yang terkumpul mencapai Rp 29.490.000, yang kemudian disalurkan untuk kebutuhan mendesak warga terdampak.
Sejumlah wilayah di Aceh, Sumut, dan Sumbar hingga kini masih dalam kondisi darurat. Data BNPB per 9 Desember 2025 menunjukkan bencana hidrometeorologi di wilayah tersebut telah menyebabkan 964 korban meninggal dunia, ratusan korban hilang, serta ratusan ribu warga mengungsi. Infrastruktur jalan, jembatan, dan permukiman juga mengalami kerusakan berat, sehingga distribusi logistik dilakukan melalui jalur darat dan udara di beberapa titik terdampak.

Bantuan ini selanjutnya disalurkan ke Aceh. Salah satu penyalur bantuan di Aceh mengungkapkan rasa terima kasih atas kepedulian para donatur.
“Terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan bantuan kepada kami rakyat Aceh dalam bentuk 1.500 kg beras. Ini sangat berdampak bagi kami,” ujar Dr Rahmat Saputra, alumni Ma’had Aly Situbondo yang ditunjuk PP Kamaly-Lazawa Darul Hikam menyalurkan bantuan sembako ke Aceh.
Ketua PP Keluarga Alumni Mahad Aly, Dr. KH. Ach. Muhyiddin Khotib, MHI, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Terima kasih kepada seluruh keluarga besar KAMALY dan para donatur yang telah berpartisipasi pada kegiatan ini,” ungkap Ketua PC NU Situbondo itu.
Sementara itu, Nazhir Lembaga Zakat dan Wakaf Darul Hikam, M. Irwan Zamroni Ali, S.H., M.H., CWC, menegaskan komitmen Lazawa dalam menjalankan amanah umat, terutama dalam penyaluran bantuan kemanusiaan.
“Sebagai Nazhir, kami berkewajiban mengelola dan menyalurkan amanah ini secara profesional dan tepat sasaran. Kami akan senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat, khususnya bagi mereka yang terkena musibah banjir bandang,” tegas Irwan.

Ia juga menambahkan bahwa Lazawa Darul Hikam akan terus memperluas jejaring kolaborasi agar bantuan kemanusiaan dapat menjangkau lebih banyak korban.
“Kami membuka pintu seluas-luasnya untuk kolaborasi lintas lembaga agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan,” tambah Irwan yang juga Dosen UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
Di tengah situasi darurat yang masih berlangsung, bantuan masyarakat dari berbagai daerah terus berdatangan. Upaya gotong-royong seperti yang dilakukan Lazawa Darul Hikam dan Keluarga Mahad Aly Situbondo menjadi dorongan penting bagi warga Aceh, Sumut, dan Sumbar yang masih membutuhkan bantuan logistik, layanan kesehatan, serta dukungan pemulihan pascabencana.
Reporter : Iklil Naufal Umar
Editor : Wildan Rofikil Anwar



























