
Jember – Lembaga Zakat dan Wakaf (Lazawa) Darul Hikam kembali menggelar Program MUSEMMA (Muslim Sehat, Masjid Makmur) untuk ketiga kalinya. Kegiatan kali ini dilaksanakan di Masjid Al Muhajirin Perum Gunung Batu Permai, Jember, pada Minggu (14/12/2025).
Program MUSEMMA kali ini berkolaborasi antara Lazawa Darul Hikam, Takmir Masjid Al Muhajirin, dan Gerakan Sholat Berjamaah sehingga jamaah mencapai 200 orang lebih. Kegiatan ini menjadi terobosan Lazawa Darul Hikam dalam memadukan dakwah keagamaan dengan edukasi dan pelayanan kesehatan masyarakat.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 03.30 WIB dengan shalat Subuh berjamaah, dilanjutkan dengan tausiyah keislaman dan kesehatan, konsultasi ZISWAF, pemeriksaan kesehatan gratis meliputi cek tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol, serta ditutup dengan sarapan pagi bersama jamaah.

Direktur Lazawa Darul Hikam, Prof. Dr. KH. M. Noor Harisudin, S.Ag., S.H., M.Fil.I., CLA., CWC, hadir sebagai narasumber utama bersama tenaga kesehatan dari RSD dr. Soebandi, Ns. Yoyok Prasetyo Santoso, S.Kep.
Dalam pemaparannya, Prof. Haris menegaskan bahwa Lazawa Darul Hikam tidak hanya berfokus pada kesehatan lahiriah, tetapi juga kesehatan batiniah umat.
“Lazawa Darul Hikam tidak hanya memperhatikan kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan batin. Karena itu kami juga menjalankan program kajian Kitab Al-Hikam, karya Syaikh Ibnu Athaillah as-Sakandari, yang berisi hikmah-hikmah spiritual untuk membersihkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ungkapnya.

Guru Besar UIN KHAS Jember sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Darul Hikam Mangli itu menambahkan bahwa program di Lazawa Darul Hikam akan terus dikembangkan dengan berbagai inovasi dakwah berbasis kemaslahatan umat.
“Selain MUSEMMA, ke depan insyaallah kami juga akan hadir di masjid-masjid melalui program Green Mosque sebagai bagian dari pemberdayaan masjid dan jamaah,” lanjutnya.
Sementara itu, Ns. Yoyok Prasetyo Santoso, S.Kep, dalam sesi edukasi kesehatan, mengungkapkan bahwa salah satu penyakit yang banyak diderita masyarakat saat ini adalah gastritis atau maag, yakni peradangan pada lapisan lambung.

“Gastritis bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti penggunaan obat antiinflamasi non-steroid seperti ibuprofen atau aspirin, konsumsi kafein berlebihan, stres fisik maupun psikis, serta pola makan yang tidak teratur,” jelas Yoyok.
Ia juga mengingatkan jamaah agar lebih peduli terhadap pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
“Menjaga pola makan teratur, mencuci tangan untuk mencegah infeksi dari makanan, menghindari penggunaan obat pereda nyeri tanpa anjuran dokter, serta membatasi konsumsi alkohol dan kafein sangat penting,” pesannya.
Ketua Yayasan Masjid Al Muhajirin, Prof. Hadi Praytino, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Lazawa Darul Hikam atas terselenggaranya program MUSEMMA di Masjid Al Muhajirin.

“Ketua Yayasan Masjid Al Muhajirin beserta seluruh organ yang ada di dalamnya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan dan kehadiran Lazawa Darul Hikam dalam upaya memakmurkan Masjid Al Muhajirin. Insyaallah, ini kami niatkan dan catat sebagai amal kebaikan,” ungkap Prof. Hadi.
Ia berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus berlanjut di masa mendatang.
“Kami berharap kerja sama ini dapat terus dirajut kembali di masa yang akan datang demi kemaslahatan jamaah dan masyarakat sekitar,” lanjutnya.
Reporter : Iklil Naufal Umar
Editor : Wildan Rofikil Anwar



